Hadits Arbain An-Nawawi *1

HADITS PERTAMA

عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ .

[رواه إماما المحدثين أبو عبد الله محمد بن إسماعيل بن إبراهيم بن المغيرة بن بردزبة البخاري وابو الحسين مسلم بن الحجاج بن مسلم القشيري النيسابوري في صحيحيهما اللذين هما أصح الكتب المصنفة]

Arti Hadits / ترجمة الحديث :

Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan.

(Riwayat dua imam hadits, Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Bukhori dan Abu Al Husain, Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairi An Naishaburi dan kedua kitab Shahihnya yang merupakan kitab yang paling shahih yang pernah dikarang) .

Catatan :

Hadits ini merupakan salah satu dari hadits-hadits yang menjadi inti ajaran Islam. Imam Ahmad dan Imam syafi’i berkata : Dalam hadits tentang niat ini mencakup sepertiga ilmu. Sebabnya adalah bahwa perbuatan hamba terdiri dari perbuatan hati, lisan dan anggota badan, sedangkan niat merupakan salah satu dari ketiganya. Diriwayatkan dari Imam Syafi’i bahwa dia berkata : Hadits ini mencakup tujuh puluh bab dalam fiqh. Sejumlah ulama bahkan ada yang berkata : Hadits ini merupakan sepertiga Islam.

Hadits ini ada sebabnya, yaitu: ada seseorang yang hijrah dari Mekkah ke Madinah dengan tujuan untuk dapat menikahi seorang wanita yang konon bernama : “Ummu Qais” bukan untuk mendapatkan keutamaan hijrah. Maka orang itu kemudian dikenal dengan sebutan “Muhajir Ummi Qais” (Orang yang hijrah karena Ummu Qais).

Pelajaran yang terdapat dalam Hadits / الفوائد من الحديث :

Niat merupakan syarat layak/diterima atau tidaknya amal perbuatan, dan amal ibadah tidak akan mendatangkan pahala kecuali berdasarkan niat (karena Allah ta’ala).

Waktu pelaksanaan niat dilakukan pada awal ibadah dan tempatnya di hati.

Ikhlas dan membebaskan niat semata-mata karena Allah ta’ala dituntut pada semua amal shalih dan ibadah.

Seorang mu’min akan diberi ganjaran pahala berdasarkan kadar niatnya.

Semua perbuatan yang bermanfaat dan mubah (boleh) jika diiringi niat karena mencari keridhoan Allah maka dia akan bernilai ibadah.

Yang membedakan antara ibadah dan adat (kebiasaan/rutinitas) adalah niat.

Hadits di atas menunjukkan bahwa niat merupakan bagian dari iman karena dia merupakan pekerjaan hati, dan iman menurut pemahaman Ahli Sunnah Wal Jamaah adalah membenarkan dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan perbuatan.

Ternyata Harus Memilih. BIP

[intro] G C 4x

G C G C
Di hari ini semua berakhir sudah
G C G C
Kita berpisah baik-baik saja
G C G C
Jangan ingat hal yang membuatmu marah
G C G C
Apalagi membuatmu kecewa

Em Am CMaj7
Kenangan indah…kenangan
G D/F#
Memiliki kesan di hati
Em Am
Hanya yang baik
C D
Hanya yang membuatmu tersenyum
C D
Di saat kita mengingatnya

G D Am Em
Ternyata kita sampai
C G Am D
Pada jalan yang berlainan arah
G D Am Em
Ternyata kita harus memilih
C G Am D
Mana jalan yang terbaik ‘tuk semua

G C 4x

G C G C
Cukup banyak waktu yang kita habiskan
G C G C
Semua tidak pernah terbuang percuma
G C G C
Lambaikan tangan biar pergi lebih mudah
G C G C
Sungguh senang ku bisa kenal kamu

Dm C
Tak ada kata telat
Dm C
Semua pasti ada artinya

[interlude] G D Am Em C G Am D 2x

KEHEBATAN TAUHID

oleh : Ustd. Abu Yahya Badrusalam

diambil dari Abu Yahya Badrusalam. com

Tauhid secara istilah adalah :” Mengesakan Allah dengan sesuatu yang merupakan kehususan-Nya “. (Al Qulul Mufid, hal. 5).

Tauhid terbagi menjadi tiga :

1. Tauhid Rububiyyah yaitu mengesakan Allah dalam perbuatan-perbuatan-Nya, seperti tidak ada yang mematikan, menghidupkan, memberi rizki, mengetahui yang ghaib, menciptakan, mengatur alam kecuali Allah saja.

2. Tauhid Asma wassifat yaitu mengimani bahwa Allah mempunyai nama-nama dan sifat yang sempurna yang tidak terbilang jumlahnya.

3. Tauhid Uluhiyah yaitu mengesakan Allah dalam perbuatan hamba seperti do’a, tawakkal, shalat, puasa, dan ibadah lainnya yang merupakan perbuatan hamba.

Kedudukan tauhid.

Tauhid mempunyai kedudukan yang sangat agung dalam agama islam, diantara kehebatan-kehebatan tauhid adalah antara lain :

1.Tauhid adalah hikmah diciptakannya langit dan bumi

Ibnul Qayyim berkata setelah membawakan beberapa Ayat :” Allah memberitakan bahwa tujuan penciptaan adalah agar dikenal nama-nama dan sifat-Nya, hanya Dia yang disembah dan tidak disekutukan “. (Ad Da’ waddawa, hal 196).

2. Tauhid adalah sebab diutusnya para Rosul, pembuka dan inti dakwah mereka. Firman Allah :

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُوْلاً أَنِ اعْبُدُوْا اللهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوْتَ

“ Dan sesungguhnya kami telah rosul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan) :” sembahlah Allah saja dan jauhi thoghut…”. (QS 16:36).

3. Tauhid adalah sebab diturunkannya kitab-kitab Allah. Firman-Nya :

الر كِتاَبٌ أُحْكِمَتْ ءَايَاتُهُ ثُمَّ فُصِّلَتْ مِنْ لَدُنْ حَكِيْمٍ خَبِيْرٍ . أَلاَّ تَعْبُدُوْا إِلاَّ اللهَ ِإنَّنِيْ لَكُمْ مِنْهُ نَذِيْرٌ وَبَشِيْرٌ.

“ Alif laam raa. (inilahsuatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci yang diturunkan dari sisi (Allah) yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu. Agar kamu tidak menyembah selain Allah, sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa kabar gembira kepada kalian”. (QS 11:1-2).

4. Tauhid adalah tujuan penciptaan manusia.

وَمَا خَلَقْتُ الجِنَّ وَالإِنْسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُوْنِ

“ Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali agar Mereka menyembahku (saja) “. (QS 51:56).

Ibnu Katsir berkata pada tafsir ayat ini :” Makna ayat ini, bahwa Allah Ta’ala menciptakan seluruh hamba agar mereka beribadah kepada-Nya semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. barang siapa yang mentaati-Nya niscaya Dia membalasnya dengan balasan yang paling sempurna. Tetapi barang siapa bermaksiat kepada-Nya, niscaya Dia menyiksanya dengan siksaan yang sangat pedih”.

5. Tauhid adalah ruh dari syari’at seluruh Nabi.

Seluruh Nabi dan Rosul semenjak zaman Nabi Adam sampai Nabi Muhammad sallallahu’alaihi wasallam menyeru kepada tauhid, walaupun syari’at mereka berbeda (QS 16:36 lihat point kedua).

6. Tauhid adalah kewajiban pertama dan terakhir kali atas mukallaf.

Rosulullah Sallalahu’alaihi wasalam bersabda yang artinya :” Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka bersyahadat laailahaillallah dan muhamad rosulullah, mendirikan shalat, dan membayar zakat. Jika mereka telah melakukannya, mereka telah menjaga darah, dan harta meeka dariku, kecuali dengan hak islam dan perhitungan mereka disisi Allah”. (Mutafaq ‘alaih).

Imam Ibnu Abil’Izz berkata :” Oleh sebab inilah yang benar bahwa kewajiban pertama kali atas seorang mukallaf adalah syahadat “ laa ilaaha illallaah” Sehingga tauhid merupakan kewajiban pertama kali dan terakhir kali sebagaimana sabda Nabi Sallallahu ’alaihi wasallam : من كان أخر كلامه لا إله إلا الله دخل الجنة

“ Barang siapa akhir perkataannya laa ilaaha illallah niscaya dia masuk surga “. (HR Muslim). (Minhatul ilahiyyah hal 45).

7. Tauhid merupakan syarat diterimanya amalan.

Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman :

وَلَوْ أَشْرَكُوْا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ

“ Seandainya mereka menyekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan”. (QS 6:88)

Syeikh Abdurrahman bin Nashr As Sa’dy berkata dalam menafsirkan ayat ini :” Sesungguhnya syirik itu melenyapkan amalan dan menyebabkan kekal di dalam neraka”. (Taisiir karimir Rahman).

8. Tauhid menjadikan harta dan darah seseorang terjaga.

Rosulullah Sallallahu ’alaihi wasallam bersabda :” Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka bersyahadat laa ilaaha illallah dan Muhammad Rosulullah, menegakkan shalat dan membayar zakat, jika mereka telah melakukannya, terjagalah harta dan darah mereka dariku kecuali dengan hak islam dan hisabnya disisi Allah (Muttafaq ‘alaih).

9. Orang yang bertauhid akan mendapatkan syafa’at Rosulullah.

Abu Hurairah berkata :” ya Rosulallah , siapakah orang yang paling berbahagia mendapatkan syafa’at anda pada hari kiamat ? Beliau bersabda :” Aku telah menyangka hai Abu Hurairah bahwa tidak ada seorangpun mendahuluimu bertanya kepadaku tentang hadits ini, karena aku telah melhat semagatmu terhadap hadits , orang yang paling berbahagia mendapatkan syafa’atku pada hari kiamat adalah orang yang mengatakan laa ilaaha illallah secara ikhlas dari hatinya “. (HR Bukhary).

10. Tauhid adalah hak Allah yang menjadi kewajiban hamba.

Rosulullah Sallallahu ’alaihi wasallam bertanya kepada Mu’adz :” Tahukah engkau apakah hak Alah yang menjadi kewajiban seluruh hamba ? jawab mu’adz :” Allah dan Rosul-Nya lebih Tahu”. Beliau bersabda :” Sesuangguhnya hak Allah yang menjadi kewajiban seluruh hamba adalah agar mereka beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun “.(Muttafaq ‘alaih).

11. Tauhid merupakan sarana jalan menuju surga.

Nabi bersabda :” Barang siapa bersaksi laa ilaaha illallah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rosul-Nya, dan bahwa Isa adalah hamba-Nya dan Rosul-Nya dan kalimat-Nya yang Dia berikan kepada Maryam, serta Ruh ciptaan-Nya, dan bahwa sorga benar-benar ada, dan bahwa neraka benar-benar ada, niscaya Allah masukkan ke dalam sorga sesuai dengan amalannya “.(HR Bukhary).

12. Tauhid merupakan jalan keselamatan dari api neraka.

Nabi Sallallahu ’alaihi wa sallama bersabda :

فإن الله حرم على النار من قال لا إله إلا الله يبتغي بذلك وجه الله

“ Sesungguhnya Allah mengharamkan atas neraka terhadap orang yang berkata laa ilaaha illallah karena berharap wajah Allah“. (Muttafaq ‘alaih).

13. Tauhid merupakan perkara pertama kali yang harus didakwahkan.

Perkara yang pertama kali didakwahkan oleh setiap Nabi dan Rosul adalah memurnikan kalimat laa ilaaha illallah, Nabi Sallallahu’alaihi wasallam pertama kali dakwah di makkah adalah memurnikan tauhid, dan itu pula yang beliau perintahkan kepada para sahabatnya, beliau bersabda kepada Mu’adz ketika hendak mengutusnya ke Yaman :” Sesungguhnya engkau akan mendatangi kaum ahli kitab, maa jadikanlah yang pertama kali engkau serukan adalah laa ilaaha illallah…. “. (Muttafaq ‘alaih).

Mungkin ada orang berkata kepada anda :” bukankah pada zaman sekarang kita berdakwah kepada kaum muslimin ?” maka jawablah :” betul, akan tetapi banyak kaum muslimin yang tidak memahami kalimat Laa illaha illallah, apa konskwensinya, syarat-syarat dan pembatal-pembatalnya, justru banyak kaum muslimin yang jatuh kedalam pembatal laa ilaaha illalah.

Kenyataan membuktikan banyak kaum muslimin yang mengambil jimat-jimat untuk menolak marabahaya, perdukunanpun merajalela, banyak pula yang berdo’a dikuburan, thawaf disekitarnya dan berharap keberkahan dari tanahnya, diantara mereka ada yang memberikan sesajen kepada para jin, menyembelih untuk para arwah dan fenomena kesyirikan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa mereka tidak memahami yang diinginkan oleh laa ilaaha illallah.

Kaum musyrikin terdahulu tidak mau mengucapkan laa ilaaha illallah karena mereka mengetahui dan memahami apa yang diinginkan dari kalimat laa ilaha illalah, bahkan ketika ditimpa marabahaya mereka mengihlaskan do’a kepada Allah. Berbeda dengan kaum muslimin zaman sekarang yang setiap harinya mengucapkan laa ilaaha illalah lebih dari 10 kali tapi ketika ditimpa musibah atau kesenangan mereka pergi ke dukun, tempat-tempat keramat, kuburan dan tempat lainnya dengan hati yang khusyu’ dan tunduk, dimana kekhusyuan dan ketundukkan tersebut tidak didapati pada mereka ketika di masjid atau shalat atau ibadah lainnya yang ditujukan hanya kepada Allah dan sesuai dengan syari’at Rosulullah.

Hal ini menunjukkan bahwa dakwah tauhid Pada zaman ini harus di utamakan dan diseruakan ketengah-tengah kaum muslimin.

14. Tauhid adalah millah nabi Ibrahim yang luruh yang harus diikuti.

ثُمَّ أَوْحَيْناَ إِلَيْكَ أَنِ اتَّبِعْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيْمَ حَنِيْفاً وَمَا كَانَ مِنَ المُشْرِكِيْنَ .

“ Kemudian Kami wahyukan kepadamu (muhammad) :” Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif dan dia bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan (Allah) “. (An Nahl : 123).

15. Syirik adalah perkara yang dikhawatirkan oleh Nabi Ibrahim ‘alaihissalaam.

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيْمُ رَبِّ اجْعَلْ هَذَا البَلَدَ ءَامِنًا وَاجْنُبْنِيْ وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الأَصْناَمَ

“ Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata :” Ya Rabbku, jadikanlah negri ini (makah) negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari menyembah berhala “. (QS 14 : 35).

Perhatikanlah, apabila Nabi Ibrahim yang telah Allah jamin masih takut terjerumus ke dalam kesyirikan, bagaimana halnya dengan kita yang tidak dijamin, maka hendaknya kita lebih takut lagi dan jangan merasa aman dari makar iblis dan tentaranya. Karena makar iblis itu lebih lembut dari sutra, menggiring seorang hamba sedikit demi sedikit hingga terjerumus kedalamnya. Wallahul musta’an.

16. Tauhid adalah keadilan yang terbesar, sebagaimana syirik adalah kezaliman yang terbesar.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :” Allah memberitakan bahwa Dia telah mengutus Rasul-rasul-Nya dan menurunkan Kitab-kitabNya supaya manusia dapat melaksanakan al qisth yaitu keadilan, termasuk keadilan yang terbesar adalah tauhid, ini adalah puncak dan tonggak keadilan. Sedangkan syirik adalah kezaliman, Allah Ta’ala berfirman :

إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ

“ Sesungguhnya syirik itu adalah benar-benar kezaliman yang besar “. (QS 31 : 13).

Maka syirik adalah kezaliman yang terbesar sedangkan tauhid adalah keadilan yang paling adil “. (Ad Daa Wad Dawaa, hal. 196-197).

17. Tauhid menggugurkan dosa-dosa.

Dari Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu dia berkata : Aku mendengar Rosulullah Sallallahu’alaihi wasallam bersabda :” Allah Tabaraka wata’ala berfirman :” Wahai anak Adam, sesungguhnya selama kamu berdo’a dan mengharap kepadaKu, niscaya Aku mengampuni dosa yang ada padamu, dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, seandainya dosa-dosamu mencapai awan dilangit, kemudian kamu memohon ampun kepadaKu niscaya Aku mengampunimu. Wahai anak Adam, sesungguhnya jika kamu menghadapku dengan membawa dosa sepenuh bumi, kemudian menemuiKu dalam keadaan kamu tidak menyekutukan sesuatupun denganKu niscaya Aku menemuimu dengan ampunan seperti itu juga “.(HSR Tirmidzy).

18. Orang yang merealisasikan tauhid secara sempurna akan masuk surga tanpa hisab dan adzab.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh imam Bukhary dan Muslim, Rosulullah sallalahu’alaihi wasallam mengabarkan bahwa akan ada 70.000 orang dari umatnya yang masuk surga tanpa hisab dan adzab, kemudian beliau menyebutkan sifat-sifatnya yaitu :

  1. tidak minta dirukyah (jampi).
  2. Tidak thathoyyur (meyakini kesialan pada sesuatu baik berupa benda, burung ataupun lainnya).
  3. Tidak berobat dengan cara kayy (besi yang panaskan).
  4. Hanya bertawakkal kepada Allah.

Hadits tersebut menunjukkan bahwa tauhid mereka benar-benar sempurna tauhidnya karena, jika perkara-perkara kecil tersebut ditinggalkan lebih lebih perkara yang lebih besar dari hal tersebut.

19. orang yang bertauhid akan mendapatkan petunjuk dan keamanan.

الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا وَلَمْ يَلْبِسُوْا إِيْمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ الأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُوْنَ.

Orang-orang beriman dan tidak mencampur adukkan Iman mereka dengan kezaliman (syirik), maka itulah orang-orang yang mendapatkan keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapatkan petunjuk”.

(QS Al An’am : 82).

20. orang yang mati dalam keadaan syirik dan tidak bertauhid tidak akan diampuni oleh Allah dan kekal selama-lamanya di dalam neraka.

إِنَّ اللهَ لاَ يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللهِ فَقَدْ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيْماً

“ Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan mengampuni segala dosa yang lebih rendah dari syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, sungguh ia telah berbuat dosa yang besar “. (QS An Nisa : 48).

Rosulullah sallallahu ‘alaihi wa sallama bersabda :” Kezaliman itu ada tiga ; kezaliman yang tidak diampuni oleh Allah, kezaliman yang akan Allah ampuni dan kezaliman yang tidak akan Allah tinggalkan.

(1).adapun kezaliman yang tidak akan diampuni oleh Allah adalah syirik, lalu beliau membaca :” Sesungguhnya syirik itu kezaliman yang besar “. (QS 31 :13).

(2).Adapun kezaliman yang akan Allah ampuni adalah kezaliman hamba terhadap dirinya sendiri di dalam (hak-hak) antara dia dengan Allah.

(3).Adapun kezaliman yang tidak akan Allah tinggalkan adalah kezaliman hamba terhadap hamba lainnya sampai Allah urus perkara itu untuk sebagian mereka dari sebagian yang lain “. (HR Thayalisy dan Al Bazzar dan dihasankan oleh Syeikh Al Bany).

21. Seluruh al qur’an memuat tauhid.

Ibnul Qayyim berkata :” Sesungguhnya al qur’an itu memuat berita tentang Allah Ta’ala, nama-namaNya, sifat-sifatNya, perbuatan dan perkataannya.

Memuat seruan untuk beribadah kepadaNya dan meninggalkan kesyirikan, memuat perintah dan larangan dan ini adalah penyempurna tauhid, memuat berita tentang kemuliaan yang Allah berikan kepada ahli tauhid di dunia dan akhirat, dan kehinaan serta siksaan bagi mereka yang berbuat syirik dan meninggalkan tauhid, dan ini adalah balasan tauhid dan bahaya syirik.

Maka al qur’an itu seluruhnya tentang tauhid, hak-haknya, balasannya, dan tentang perkara syirik dan pelakunya serta balasannya “. (madarijussalikin 3/449).

22. Dan lain-lain.

Keterangan diatas menunjukkan kepada kita semua akan pentingnya masalah tauhid. Meremehkan masalah tauhid sama saja merapuhkan pondasi islam, maka ilmu tauhid adalah ilmu yang paling mulia karena didalamnya dipelajari tentang Allah pencipta alam semesta , dan kewajiban hamba kepada-Nya.

HAKIKAT NABI KHIDIR

Ditulis oleh Ust Badrusalam

diambil dari : abuyahyabadrusalam.com

Kisah Nabi Khidir ‘alaihissalam sudah sangat terkenal dan masyhur dikalangan kaum muslimin, karena telah ada dalam al qur’an surat al kahfi ayat 60 – 82.

Beliau adalah teman Nabi Musa bin Imran ‘alaihissalam dan tidak benar orang yang mengklaim bahwa beliau bukan teman Nabi Musa bin Imran, sebagaimana yang diriwayatkan oleh imam Bukhary dan Muslim dari Sa’id bin Jubair beliau berkata : saya bertanya kepada Ibnu ‘Abbas bahwa Nufa al bakaaly mengklaim bahwa Musa yang berjumpa dengan Nabi Khidir bukanlah Musa bani Israil akan tetapi Musa yang lainnya. Lalu beliau menjawab :” Musuh Allah itu telah berdusta (sangat salah) “.

Nama beliau adalah Balyaa bin Milkan bin Faaligh bin ‘Aabir bin Syalikh bin Arfakhsyad bin Saam bin Nuh ‘alaihissalam menurut pendapat yang masyhur dari para ahli sejarah (lihat Syarah sahih Muslim 15/134), kunyah beliau adalah Abul’Abbas akan tetapi lebih terkenal dengan gelar Al Khodhir atau Al Khidhr (orang indonesia mengucapkannya dengan Khidir) yang bermakna hijau, disebut demikian karena dia duduk di tanah Yang tandus kemudian tiba-tiba tanah tersebut berguncang dan menjadi hijau sebagaimana dalam hadits Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh imam Bukhary dalam sahihnya (no. 3402).

Apakah beliau seorang Nabi atau wali ?

Kaum muslimin berbeda pendapat dalam hal ini, sebagian mereka berpendapat bahwa beliau adalah malaikat tapi pendapat ini lemah dan aneh sebagaimana yang dikatakan oleh imam Nawawi dan Ibnu Katsir. Sebagian lagi berpendapat bahwa beliau adalah wali dan ini adalah pendapat kaum sufi, akan tetapi pendapat inipun lemah.

Kaum sufi berusaha membela pendapat yang kedua tersebut untuk mengukuhkan pendapatnya yang batil bahwa wali lebih tinggi kedudukannya dari nabi. Subhanallah !!

Sebagian lagi berpendapat bahwa beliau adalah nabi dan ini adalah pendapat ahlussunnah wal jama’ah mereka berhujjah dengan kisah nabi Musa dengan Nabi Khidir ketika membocori perahu, membunuh anak kecil dan menegakkan sebuah dinding rumah yang hampir roboh, kemudian setelah itu Allah Ta’ala mengkisahkan Perkataan Nabi Khidir :

رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ وَمَا فَعَلْتُهُ عَنْ أَمْرِيْ

“ sebagai rahmat dari Tuhanmu, dan bukanlah aku melakukan itu menurut kemauanku sendiri “. (QS Al Kahfi : 82).

Ibnu Katsir berkata dalam al bidayah wannihayah (1/328) :” makna ayat ini ; tidaklah saya lakukan itu menurut kemauan saya, akan tetapi saya diperintahkan untuk itu dan mendapatkan wahyu “.

Hal ini menunjukkan kenabiannya karena Allah menyatakan bahwa tidak ada yang diberi tahu ilmu gaib kecuali rosul yang diridloi, firman-Nya :

عَالِمَ الغَيْبِ فَلاَ يُظْهِرْ عَلىَ غَيْبِهِ أَحَدًا إِلاَّ مَنِ ارْتَضَى مِنْ رَّسُوْلٍ

“ (Dia adalah Rabb) yang Mengetahui yang gaib, maka dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang gaib itu. Kecuali kepada RosulNya yang diridloi ..”. (QS Al jinn : 26-27). Read more…

Pokok Uraian Tafsir Surah al-’Alaq (96) ayat 1-5 *)

Oleh : Drs. Muhammad Nasirudin, MA*

Staf

Pengantar

* Paling awal diturunkan sehingga menjadi ‘penanda’ Muhammad SAW sebagai Rasulullah

* Diturunkan ketika Rasulullah Muhammad SAW sedang bertahanuts ‘merenung’ di gua Hira’, pada tanggal 17 Ramadhan lewat malaikat Jibril yang muncul dengan wujud aselinya

* Tema surah ini: pengajaran dan penjelasan tentang Allah dalam sifat dan perbuatan-Nya serta bahwa Dia sumber (pengajar) ilmu pengetahuan

* Nama lain surah al-’Alaq: Iqra’, Iqra’ Bismi Rabbika

ù&tø%$# ÉOó™$$Î/ y7În/u‘ “Ï%©!$# t,n=y{ ÇÊÈ

1. Bacalah dengan nama Tuhanmu yang mencipta

a. Bacalah [wahyu Ilahi, alam, masyarakat, pengetahuan, diri] dengan nama Tuhan [yang selalu memelihara dan membimbing]mu dan menciptakan [semua makhluk kapanpun]

a. Qara’a ‘menghimpun’ dan ‘membaca’: menyampaikan, menelaah, mendalami, meneliti, mengetahui ciri-ciri sesuatu

b. Bismi sebagai mulabasah ‘penyertaan’: Bacalah disertai dengan nama Tuhanmu

c. Rabb seakar dengan tarbiyah ‘pendidikan’: pengembangan, perbaikan, peningkatan

d. Khalaq ‘mencipta’ = ja’ala ‘mencipta bermanfaat’

e. Panca Baca kita: baca al-Quran, baca buku, baca lingkungan, baca diri, baca peluang

t,n=y{ z`»|¡SM}$# ô`ÏB @,n=tã ÇËÈ

2. Yang telah menciptakan manusia dari ‘alaq

a. [Dia adalah Tuhan] yang telah menciptakan manusia [yakni semua manusia kecuali Adam dan Hawa] dari ‘alaq [yakni segumpal darah atau sesuatu yang bergantung di dinding rahim]

a. Kecuali Adam dan Hawa, lambang manusia berakal budi yang pertama

b. Insan ‘manusia jiwa’ bisa berasal dari uns ‘harmonis’, nisy ‘lupa’ atau naus ‘gerak’

c. al-’Alaq ‘segumpal darah’, sesuatu yang bergantung di dinding rahim, embriologi

d. Penegasan kembali proses penciptaan manusia secara utuh-total (fisik, akal, batin, intuisi) sebagai dasar bagi terlaksanakannya perbuatan-perbuatan yang lain

ù&tø%$# y7š/u‘ur ãPtø.F{$# ÇÌÈ

3. Bacalah dan Tuhanmu Maha Pemurah

a. Bacalah [berulang-ulang] dan Tuhanmu [Pemelihara dan Pendidik]mu Maha Pemurah [sehingga akan melimpahkan aneka karunia]

a. Bacalah (berulang-ulang) [meskipun objek-baca sama niscaya muncul pengertian baru]

b. al-Akram ‘paling pemurah’. Karama 27 x disebut al-Quran: memberi dengan mudah tanpa pamrih, bernilai tinggi, terhormat, mulia, setia, bersifat kebangsawanan

c. Generasi-generasi bergantian membaca al-Quran dan alam raya yang kemudian melahirkan pemahaman dan penemuan rahasia yang berbeda, dan terus berkembang

d. Bacalah dan ulangi bacaan, Tuhanmu akan memberi manfaat kepadamu, manfaat yang banyak tidak terbatas karena Dia akram, memiliki segala macam kesempurnaan.

“Ï%©!$# zO¯=tæ ÉOn=s)ø9$$Î/ ÇÍÈ

4. Yang mengajar dengan pena

a. [Dia yang Maha Pemurah itu] yang mengajar manusia dengan pena [yakni dengan sarana dan usaha mereka]

a. al-Qalam ‘pena’ atau ‘hasil alat yang diruncingkan’

b. Ada kesejajaran-berkebalikan redaksi ayat ini dengan ayat ke-5 sehingga memunculkan tafsir luasnya menjadi: (Dia) yang mengajar (manusia) dengan pena (tulisan) [hal-hal yang telah diketahui manusia]

c. Pengajar ilmu pengetahuan yang telah tertuliskan (pena) semuanya itu Allah SWT

d. Dikuatkan pula dengan QS al-Qalam [68]: ayat 1 yang artinya: Nun demi Qalam dan apa yang mereka tulis. Awal surah al-Qalam juga diturunkan setelah surah al-’Alaq ini

zO¯=tæ z`»|¡SM}$# $tB óOs9 ÷Ls>÷ètƒ ÇÎÈ

5. Mengajar manusia apa yang belum diketahuinya

a. [Dan Dia juga yang] mengajar manusia [tanpa alat dan usaha mereka] apa yang belum diketahuinya

a. Kesejararan-berkebalikan redaksi ayat ini dengan ayat ke-4 yang memunculkan tafsir luas: (Dia) mengajar manusia (tanpa pena) apa yang belum diketahui sebelumnya [inilah 'ilm ladunniy]

b. Pengajar (ilm ladunniy) kepada manusia adalah Allah SWT

c. Allah memperkenalkan diri sebagai Yang Maha Kuasa, Maha Mengetahui dan Maha Pemurah. Pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu. Sedangkan karim (kemurahan)-Nya tidak terbatas sehingga Dia kuasa dan berkenan untuk mengajar manusia dengan ataupun tanpa pena.

*) Disampaikan secara rutin hari Ahad, Rabu dan Jumat di masjid Al-Fath, Kauman Muntilan sebagai isian dalam kajian Kuliah Subuh

Mobil karya Anak Negeri berjuluk “Esemka”

Mobil Prototipe Karya Siswa SMK Muhammadiyah 2 Borobudur

Bermesin 1.500 CC, Berinjeksi Multi EFI

Banyak perusahaan besar, seperti PT KAI melalui PT Inka Madiun mengembangkan mobil prototip. Tetapi kali ini mobil contoh dikembangkan oleh sebuah sekolahan. Hal ini sebagai upaya mendekatkan dunia pendidikan ke dunia kerja

Frietqi Suryawan, BOROBUDUR

SMK Muhamadiyah 2 Borobudur berhasil menciptakan mobil prototip. Dinamakan Mobil Esemka LS untuk yang long chasis atau tujuh penumpang dan Esemka SS (short chasis) atau lima penumpang. Tidak tanggung-tanggung, mobil ini bermesin 1.500 cc dengan 70 tenaga kuda (70 PS) bersistem injeksi multi EFI. Atau setara dengan sistem VVTi di mesin produksi Toyota atau i-Vtec di mesin Honda.

Sekilas, bila melihat mobil pengembangan mirip untuk Nissan Grand Livina untuk yang LS dan Toyota Rush yang “ditipiskan” untuk SS. Ya wajar, karena secara desain oleh pihak SMK, mobil tersebut banyak mengadopsi bentuk dua mobil tersebut. Mengingat jika muncul ke pasaran, Esemka disiapkan untuk head to head dengan dua mobil itu.

SMK Muhammadiyah 2 Borobudur memang tidak membuat sendiri mesinnya. Mereka mendapat pasokan mesin, dari SMKN 4 Jakarta yang telah bekerja sama dengan perusahaan Autocar. Baik SMK Muhammadiyah 2 Borobudur maupun SMKN 4 Jakarta, merupakan sekolah yang mendapat program bussines centre dari Dirjen Pendidikan Pembinaan SMK.

“Kami memang hanya membuat karoserinya. Untuk mesin kita dapat pasokan dari SMKN 4 Jakarta, yang sama-sama mengikuti program bussines centre dari Dirjen Pendidikan Pembinaan SMK. Tapi Esemka adalah mobil prototip ciptaan kami. Sebuah mobil bisa beli ban, kaca, karet-karet dan lainnya dari perusahaan atau orang lain. Tetapi ketika keluar, bisa diklaim sebagai produk perusahaan tertentu. Begitu juga Esemka,” kata Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 2 Borobudur, Suyitno, kemarin.

Esemka dikembangkan atas pengawasan PT Magenda Magelang, yang memang membuka pabrik karoseri di sekolah tersebut. Perusahaan ini dipimpin oleh Agus Setyo, yang sudah hampir 20 tahun malang-melintang di dunia karoseri dan pemasaran mobil. Agus di sekolah tersebut menjadi guru praktik otomotif.

“Saya lulusan STM 1 Magelang, yang sekarang berubah menjadi SMK. Saya dulu murid Pak Yitno (Kasek SMK Muhammadiyah 2 Borobudur). Saat beliau memimpin sekolah ini, saya diajak bergabung sebagai guru praktik, bersama perusahaan yang saya pimpin. Karena sekarang, konsepnya siswa tidak lagi magang di perusahaan. Tetapi perusahaannya yang memang didatangkan ke sekolah,” tutur pria yang sempat bekerja di Pabrik Karoseri New Armada Magelang.

Agus bergabung pada sekolah yang baru berusia 10 tahun pada 2006. Dengan modal uang Rp 200 juta, dia membeli alat-alat perbengkelan. Kemudian sekolah tersebut pada awal tahun 2007 mendapat bantuan Dirjen Pendidikan Pembinaan SMK berupa dua unit mesin pres. “Dari alat-alat tersebut, kami telah mendapat beberapa order pembuatan bus, ambulan dan mobil double cabin. Tentunya, semua dikerjakan di sekolah ini, bersama murid-murid dan guru lain,” ungkapnya.

Selama tahun 2007-2008, SMK yang telah menggandeng PT Magenda ini mendapat order Pemprov Batam berupa enam buah bis, Pemkab Semarang (mobil double cabin), Pemkot Medan (tiga buah ambulan) dan Depkes berupa satu unit mobil dapur umum. Tahun 2008-2009 mendapat pesanan dari Pemprov Kepulauan Riau berupa enam bus karyawan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (2 bus mahasiswa) dan Universitas Maritim Raja Ali Haji Riau (2 bus).

“Dari pesanana tersebut, Dirjen Pendidikan tahu kalau kami punya unit produksi mobil. Mereka kemudian mengundang kami untuk membuat mobil SUV, yang kemudian kami namakan Esemka. Mereka hanya memberi waktu dua bulan untuk menyelesaikan prototipnya,” jelas Agus.

Awal 2009, SMK Muhammadiyah 2 Borobudur mulai membuat proposal kegiatan. Termasuk desain mobil dan jadwal pembuatannya. Mereka diminta membuat dua mobil prototip dengan dua casis berbeda. **

Radar Jogja [ Jum'at, 22 Mei 2009 ]

Tanya Jawab Fatwa Rokok

diambil dari #Muhammadiyah Online#

Yogyakarta – Berikut merupakan jawaban dari Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, seputar banyaknya pertanyaan mengenai Fatwa Haram Merokok.
PERTANYAAN DAN JAWABAN SEPUTAR FATWA HARAM MEROKOK
MAJELIS TARJIH DAN TAJDID PP MUHAMMADIYAH
Amar:

1. Apakah alasan utama dikeluarkanya fatwa haram merokok?

Jawaban
Wajib hukumnya mengupayakan pemeliharaan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Read more…

IMAN KEPADA ALLAH YANG MAHA MULIA

Wajib kita percaya akan Allah Tuhan kita (4). Dialah Tuhan yang
sebenarnya, yang menciptakan segala sesuatu dan Dialah yang pasti adanya (5).
Dialah yang pertama tanpa permulaan dan yang akhir tanpa penghabisan (6).
Tiada sesuatu yang menyamai-Nya (7). Yang Esa tentang ketuhanan-Nya (8).
Yang hidup dan pasti ada dan mengadakan segala yang ada (9). Yang mendengar
dan yang melihat (10). Dan Dialah yang berkuasa atas segala sesuatu (11).
Perihal-Nya apabila ia menghendaki sesuatu Ia firmankan: “Jadilah”! maka
jadilah sesuatu itu (12). Dan dia mengetahui segala sifat kesempurnaan. Yang suci
dari sifat mustahil dan segala kekurangan (14). Dialah yang menjadikan sesuatu
menurut kemauan dan kehendakNya. Segala sesuatu ada ditangan-Nya dan
kepada-Nya akan kembali (15). Read more…

NU, Muhammadiyah dan Persis Apakah Termasuk Salaf Sholeh

Ditulis Oleh DR. Ahmad Zain An-Najah, M.A (ahmad zain.com ” Islam dan Kehidupan”)
Monday, 21 December 2009

“ Saya sering mendengar ceramah yang berisi ajakan untuk kembali kepada ajaran salaf sholeh. Apa maksudnya ? Bagaimana Islam yang salafi tersebut ? Apakah NU, Muhammadiyah, Persis termasuk pengikut ajaran Salafus Sholeh ? Apakah mereka termasuk Ahlu Sunnah wal Jama’ah ? “

( Hakim, Abduh, Prita )

Jawaban :

Pengertian Salaf Sholeh

Untuk memahami maksud salaf sholeh, terlebih dahulu kita harus memahami artinya :

Salaf secara bahasa adalah orang dahulu atau setiap orang yang mendahului kita. Maka Salaf Sholeh adalah setiap orang yang sholeh dan telah mendahului kita.

Adapun secara istilah, Salaf Sholeh ialah para Sahabat, Tabi’in, dan Tabi’ut Tabi’in yang hidup di masa tiga abad pertama yang dimuliakan, yang terdiri dari kalangan para imam yang telah diakui keimaman, kebaikan, dan kepahaman mereka terhadap sunnah dan keteguhan mereka di dalam menjalankan sunnah tersebut,serta menjadikannya sebagai pedoman hidup mereka.

Dasar dari pengertian tersebut adalah firman Allah swt : Read more…

Ragam Opini Tentang UN Ulang

Kebijakan menerapkan ujian ulang pada Ujian Nasional (UN) selain ujian utama dan ujian susulan ternyata belum sepenuhnya bisa dimengerti dan diterima oleh semua pihak. Pada akhirnya, kebijakan tersebut terpaksa diterima saja untuk dilaksanakan.

“Apakah adil kalau anak saya di UN utama mendapat nilai bagus dari temannya si B yang tidak lulus karena nilainya rendah, tetapi begitu ikut ujian ulang nilainya malah lebih tinggi dari anak saya?” tanya Eny Mustikarini (46), wali murid yang berdomisili di Perumnas Depok Timur, Selasa (12/1/2010).

Eny menuturkan, tahun ini anaknya akan mengikuti UN dan tengah menyiapkan diri menghadapinya. Bimbingan belajar di sekolah, bimbingan belajar bahasa Inggris di tempat kursus di kawasan Kalibata, bimbingan belajar Matematika dengan seorang guru pribadi, diikuti puteri keduanya, Ayu, siswa kelas III IPA di sebuah sekolah negeri di Depok Timur.

“Buat yang memang kerja keras tentu rasanya tidak fair, sebagai orang tua saya tidak bisa menampik, bahwa itu mungkin akan dialami anak saya sendiri,” ujarnya.

Sangat mungkin

Seperti diberitakan sebelumnya di Kompas.com (Jumat/8/1/2010), Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh dalam keterangan pers seusai rapat terbatas yang dipimpin Presiden RI SBY di Kantor Presiden, Kompleks Istana, Jakarta, Kamis (7/1/2010) lalu, mengatakan, bahwa UN ulang diadakan untuk siswa yang tidak lulus. Siswa diberikan jeda waktu selama satu bulan untuk mempersiapkan diri melakukan ujian ulangan tersebut.

“Yang diulang boleh mata pelajaran yang tidak lulus, atau boleh mata pelajaran secara keseluruhan. Dengan adanya ujian utama, UN susulan dan UN ulang ini, insya Allah sudah mengakomodasi apa yang menjadi perhatian, concern masyarakat secara keseluruhan terkait UN,” kata Mendiknas.

Siswa memang boleh mengulang semua atau sebagian saja. Hal tersebut dianggap sah oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), karena kelak yang akan dipakai adalah nilai tertinggi sebagai nilai UN tersebut. Nilai hasil UN sebelumnya otomatis gagal dan tidak bisa dipakai lagi.

Namun, menanggapi pendapat yang diungkapkan oleh Ny Eny tadi, pemerhati pendidikan Darmaningtyas mengatakan, bahwa UN ulang dibuat sebagai akomodasi kritik bagi siswa yang tidak lulus hanya karena satu pelajaran. Dia mencontohkan, jika nilai Matematika buruk, maka nilai UN yang diulang adalah Matematika saja.

“Tetapi, kejadian semacam itu sangat mungkin terjadi dan yang muncul memang perasaan tidak adil,” ujarnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Kolese Gonzaga Romo Y. Alis Windu Prasetya mengakui, bahwa perasaan tidak fair pada hasil UN ulang itu tentu ada dan dirasakan, baik oleh siswa maupun orang tua murid.

“Tidak semua anak dalam kondisi fit ketika ujian, belum lagi soal stres. Yang fit tentu tidak masalah meskipun itu belum jaminan mendapat nilai bagus, apalagi yang tidak fit?” ujarnya.

Pendapat senada lainnya disampaikan oleh Suwarno, Wakil Kepala SMA 3 Jakarta bidang kurikulum. Bahkan, Suwarno bilang, dia sendiri sempat tidak terpikirkan jika kemungkinan bisa terjadi kasus semacam ini.

“Betul juga, ya, fair dan tidaknya bisa terjadi kalau kasusnya seperti itu. Tapi, untuk sementara nanti kan nilai-nilai yang seperti itu akan dikoreksi oleh pihak PTN,” jawab Suwarno.

Cermin Masyarakat

Kepala SMA Kolese Kanisius Jakarta, Rm Heru Hendarto juga mengatakan, kemungkinan hal seperti itu memang ada. Hanya, pada akhirnya persoalan tersebut sebaiknya ditempatkan dalam konteks pendidikan, sebagai evaluasi internal sekolah.

Menurut Heru, sesuai Permendiknas No 75 tahun 2009, UN memang untuk menentukan kelulusan. Terakhir, kata dia, Presiden RI SBY bahkan menawarkan dua opsi penyelenggaraan UN tahun 2010 ini, yaitu UN dan segala macam perniknya dan atau kembali ke pola Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional (Ebtanas).

“Tapi, kalau balik lagi ke Ebtanas, banyak sekolah yang mempermainkan nilai, karena terbukti semua anak lulus semua. Memang, anak dan guru tidak stres dengan pola ini, tapi apa mungkin diterapkan lagi?” ujarnya

Di mata Heru, semua persoalan terkait UN adalah cerminan masyarakat Indonesia. Bahwa, persoalan UN pun bermuara dari persoalan paling mendasar di masyarakat, yaitu sulitnya memberantas budaya korupsi.

“Memang, semua ini akhirnya bertolak dari permasalahan fundamental bangsa kita itu. Tetapi, kita sebagai pendidik dan pengelola pendidikan harus mengembalikan semuanya pada perjuangan anak-anak didik,” ucapnya.

“Saya sudah protes sana-sini, tetapi seberapa besar sih kekuatannya? Wong, yang putusan MA pun tidak ada yang bisa diakomodir,” tambahnya.

Apapun yang terjadi, pesan Heru, semua pihak saat ini sebaiknya berjuang bagi anak-anak didik dengan cara-cara yang bermatabat. Yaitu, kejujuran adalah hal utama bagi anak-anak didik.

artikel diambil dari ” Ujian Nasional.org”

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.